ITJENTAN IKUT BERPERAN MENYELAMATKAN BUMI, MENSEJAHTERAKAN PETANI

23 May 2019    10:44    admin    74 Lihat   

Bertempat di stasiun pengisian bahan bakar Biodiesel B100 Kementan, Senin 15 April 2019 dilakukan soft lounching uji coba penggunaan Biodiesel B100 oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaeman.  Acara diawali laporan Kepala Badan Litbang Pertanian, Fadjry Djufry. Dalam laporannya Fadjry mengatakan bahwa upaya menciptakan bahan bakar nabati telah dimulai tahun 2009. Biodiesel B100, temuan Prof. Sudibyo dan tim tersebut akan dapat menghemat devisa, dan menjaga kedaulatan energi dan ekonomi nasional, dan akan diujicobakan pada 50 kendaraan operasional di lingkungan Kementerian Pertanian, dimana sebelumnya juga telah dilakukan uji coba untuk mesin pertanian.

Menteri Pertanian, Amran Sulaeman pada sambutannya mengatakan bahwa, sesuai arahan Presiden Joko Widodo,   mewujudkan Biodiesel B100 tersebut berarti menyediakan energi masa depan dunia, mengingat tingkat efisiensinya lebih baik dibanding solar, dengan perbandingan Biodiesel 1 liter dapat menempuh jarak 13,1 km, sedangkan solar berkisar 9,6 km, dan dapat menghemat biaya sekitar 25-30%. Penggunaan Biodiesel B100 juga akan menurunkan penggunaan energi fosil yang semakin berkurang jumlahnya. Selanjutnya Amran memberikan arahan, ke depan industri mesin pertanian agar menyesuaikan dengan penggunaan Biodiesel B100, demikian juga seluruh kendaraan operasional pejabat di lingkungan Kementan agar menggunakan Biodiesel B100 untuk bahan bakarnya. Inspektorat Jenderal Kementan juga mengikutsertakan 3 kendaan dinas  dalam uji coba tersebut. Semakin meluasnya penggunaan Biodiesel B100, maka ketergantungan impor bahan bakar fosil turun, devisa diselamatkan, dan terpenting petani sejahtera.