Silaturahmi Keluarga Besar Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian

22 August 2019    04:36    admin    63 Lihat   

Rabu, 13 Juni 2019, Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian menyelenggarakan acara Halal bi halal bersama pejabat dan seluruh pegawai Inspektorat Jenderal. Adapun tema yang diangkat adalah “ Semangat Idul Fitri Sebagai Spirit Pengabdian Pengawasan Bagi Kesejahteraan Petani ”, hal ini mencerminkan bahwa memulai sesuatu pekerjaan dimulai dari unsur terkecil dan yang paling sederhana serta tanggungjawab yang penuh dalam mengerjakan kinerja dan dapat meningkatkan integritas pegawai. Rangkaian acara diawali dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh saudara Bahruddin dan saritilawah oleh Dian Novita dilanjutkan arahan oleh Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian Justan R Siahaan, AK,M.Acc,CA. Acara Halal Bi Halal ini juga dihadiri oleh Menteri Pertanian RI, pada kesempatan ini beliau berpesan untuk menjunjung tinggi kejujuran, integritas untuk dapat mewujudkan Kementerian Pertanian yang bebas dari KKN.

Disela-sela kesibukan yang dihadapi seluruh jajaran Inspektorat Jenderal, momentum ini digunakan sebagai sarana untuk  mempererat tali silaturahim, guna meningkatkan  kualitas hubungan sesama manusia, khususnya hubungan antar pegawai, dalam arahannya Inspektur Jenderal mengucapkan Selamat Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1440 Hijriyah, Minal Aidin wal Faidzin, Mohon Maaf Lahir dan Batin kepada seluruh pegawai Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian. Sekaligus pada kesempatan ini Inspektorat Jenderal memperingati Hari Ulang Tahun yang ke 52 tahun yang tepat jatuh pada tanggal 31 Mei 2019.

Beliau mengamanatkan agar seluruh pegawai dapat menjunjung tinggi nilai-nilaiintegritas, sebagaimana yang diajaran dalam ibadah Puasa Ramadhan.Dengan saling memaafkan kesalahan diantara kita dan saling melebur dosa maka terlahirlah pribadi-pribadi yang suci (kembali ke fitrah) sebagaimana makna Idul Fitri, mari kita ciptakan suasana kerja yang dilandasi dengan semangat dan makna kesucian untuk senantiasa mampu menjadi teladan dalam membangun integritas bangsa. Hal ini menjadi modal utama bagi kita sebagai duta-duta anti korupsi di Kementerian Pertanian untuk secara sadar berkomitmen pada dirinya sendiri untuk senantiasa melakukan praktik-praktik positif sesuai etika, hukum maupun budaya kita.

Siraman rohani (tauziah) disampaikan olehUstad Abu Musa mengenai Ketaqwaan Umat  kepada Allah SWT. Taqwa berarti bersih hati dari dosa.

Mereka yang bertakwa (bertaqwa)  memiliki ciri sebagaimana kata yang membentuk kata itu. Huruf Ta,  maknanya tawadu artinya rendah hati;  Huruf Qofmaknanya qona'ah artinya menerima takdir yang Allah tentukan kepadanya;  Huruf Wawu maknanya waro artinya teliti tentang hal-hal  yang kita makan, minum dan pakai dari kualitas kehalalannya, dan Huruf Ya maknanya yaqin, artinya percaya bahwa puasa akan melahirkan segala kebaikan lahir dan batin. Wallahu a'lam

Menurut pendapat Musa Bin A’yum menerangkan bahwa bertaqwa berarti membersihkan diri dari bermacam-macam subhat, sebab takut akan jatuh ke dalam hal yang sama sehingga dari beberapa pendapat dapat diambil kesimpulan mengenai ciri-ciri orang bertaqwa antara laian adalah : kecuali tuntunan Allah, maka segala sesuatu haruslah ditinggalkan, dan segala sesuatu yang dapat menjauhkan diri dari Allah SWT harus ditinggalkan.

Setelah siraman tausiah yang menyejukkan hati, acara pun diakhiri dengan bersalam-salaman antar pegawai  dan seluruh tamu undangan yang hadir. Dengan terlaksananya Halal bil halal ini diharapkan semakin mempererat tali silaturahim antar pegawai Inspektorat Jenderal. Semoga Allah SWT menerima seluruh amal ibadah serta mengampuni dosa-dosa dan memasukkan kita ke dalam golongan hamba-hamba-Nya yang bertaqwa.. Amin Ya Robbal Alamin.