Inspektorat Jenderal Dorong Penguatan Integritas Pengadaan melalui Penanganan Permasalahan Pengadaan Barang Jasa
Dalam upaya mewujudkan penguatan tata kelola pengadaan yang bersih, profesional dan berintergitas, Kementerian Pertanian melalui Biro Umum dan Pengadaan menyelenggarakan Forum Penguatan Integritas Pengadaan Barang dan Jasa pada tanggal 15–17 Oktober 2025 di Auditorium Pusat Perakitan dan Modernisasi Pertanian Perkebunan, Bogor.
Itjen Kementan, sebagai APIP, berkomitmen penuh untuk mendorong Kementan mencapai target-target yang telah ditetapkan dengan mendorong Penguatan Integritas Pengadaan melalui Penanganan Permasalahan PBJ dalam mendukung Strategi Nasional Pencegahan Korupsi.
Dalam sambutannya, Kepala Biro Umum dan Pengadaan, Risman Mangidi, S.Sos., M.M., menyampaikan bahwa integritas merupakan fondasi utama dalam pelaksanaan pengadaan barang dan jasa pemerintah. Diperlukan komitmen moral, profesionalisme, dan keberanian menolak intervensi dan menekankan pentingnya ketertiban administrasi serta tanggung jawab berkelanjutan hingga seluruh proses pengadaan dinyatakan selesai.
Auditor Muda dari Inspektorat Investigasi Rahmat Hidayat, menegaskan bahwa tindakan campur tangan dalam suatu situasi atau urusan tertentu, seringkali mempunyai tujuan untuk mengubah atau memengaruhi hasil. Ketika integritas dijaga dan intervensi berhasil ditekan, maka seluruh proses pengadaan akan berjalan optimal, anggaran negara terkelola dengan baik, dan masyarakat memperoleh manfaat maksimal dari layanan publik.
Diharapkan, dengan adanya forum ini dapat meningkatkan pemahaman dan kesadaran seluruh pemangku kepentingan akan pentingnya integritas dalam proses pengadaan barang dan jasa serta mendorong penerapan prinsip akuntabilitas, transparansi, dan efisiensi dalam sistem pengadaan.
#pengadaanbarangdanjasa #kementan #itjen #apip
