Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Selamat datang, silahkan tanyakan sesuatu.
Logo

Inspektorat Jenderal bersama Bapanas Gelar Rapat Koordinasi Pengawasan Jelang Ramadhan dan Idul Fitri 1446 H

08/01/2026 16:09:00 Admin Satker 1030

 

Jakarta — Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian (Itjen Kementan) memperkuat sinergi pengawasan dan koordinasi dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dalam rangka menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah Tahun 2026. Rapat ini difokuskan pada upaya pengendalian harga pangan agar tetap sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) serta menjamin ketersediaan stok pangan strategis, seperti beras, minyak goreng, daging ayam, dan telur, di seluruh wilayah.

 

Rapat koordinasi tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian, yaitu Inspektur II selaku Sekretaris Inspektorat Jenderal Bapak Memet Darmawan, Inspektur III Ibu Vivi Susilawati, dan Inspektur IV Bapak Pujo Harmadi. Turut hadir pula Kepala Satuan Tugas Pangan Polri Brigadir Jenderal Polisi Ade Safri Simanjuntak, Tenaga Ahli Menteri Bidang Satuan Tugas Pangan Bapak Andi Herindra, serta Direktur Pengawasan Badan Pangan Nasional Bapak Hermawan.

 

Bapanas menyampaikan pelaksanaan Satgas Pengendalian Harga Beras serta Satgas Pengawasan Harga, Keamanan, dan Mutu Pangan. Disampaikan bahwa stok beras Bulog saat ini sekitar 3,3 juta ton dan telah diproses untuk penyaluran kepada masyarakat. 

 

“Menjelang Ramadhan dan Idul Fitri, fokus utama Bapak Menteri adalah memastikan harga pangan tetap sesuai HET serta menjamin ketersediaan stok, khususnya beras, minyak goreng, ayam, dan telur, termasuk pengendalian komoditas hortikultura seperti cabai dan bawang.” Ujar Irjen Kementan, Irham Waroihan

 

Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian dalam arahannya menegaskan bahwa koordinasi lintas lembaga menjadi kunci dalam menghadapi potensi peningkatan permintaan dan fluktuasi harga pangan pada periode Ramadhan dan Idul Fitri. Selain komoditas strategis, perhatian juga diarahkan pada komoditas hortikultura, antara lain cabai merah, cabai rawit, bawang merah, dan bawang putih, yang memerlukan pemantauan intensif.

 

Melalui sinergi dengan Badan Pangan Nasional, Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian berkomitmen untuk memperkuat fungsi pengawasan guna memastikan kebijakan stabilisasi pangan dapat diimplementasikan secara efektif, tepat sasaran, dan akuntabel. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan, sekaligus melindungi daya beli masyarakat menjelang hari besar keagamaan nasional.

 

Facebook Itjen Youtube Itjen Instagram Itjen x