Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Selamat datang, silahkan tanyakan sesuatu.
Logo

Jadi Rujukan Pengawasan Investigatif, Itjen Kementan Terima Benchmarking Itjen Kemensos

19/02/2026 13:55:00 Admin Satker 155

 

Jakarta – Inspektorat Investigasi pada Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian kembali menunjukkan perannya sebagai rujukan pengawasan investigatif dengan menerima kunjungan benchmarking dari Inspektorat Jenderal Kementerian Sosial Republik Indonesia melalui Focus Group Discussion (FGD), Rabu (19/2/2026), di Gedung B Kementerian Pertanian, Jakarta.

 

Kegiatan ini menjadi momentum strategis bagi Itjen Kementan dalam memperkuat sinergi antar Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) serta memperluas praktik baik pengawasan investigatif yang adaptif, sistematis, dan akuntabel.

 

Dalam FGD tersebut, Inspektorat Investigasi memaparkan berbagai praktik pengawasan investigatif yang telah diterapkan, mulai dari mekanisme pengelolaan pengaduan masyarakat melalui kanal resmi, proses telaah awal atas laporan yang masuk, hingga prosedur pelimpahan kasus dari inspektorat teknis maupun aparat penegak hukum.

 

Selain itu, pembahasan juga mencakup pelaksanaan Audit Tujuan Tertentu (ATT), mekanisme ekspose hasil audit, strategi pemantauan dan rekonsiliasi tindak lanjut rekomendasi, serta penerapan audit secara terbuka maupun tertutup sesuai karakteristik dan tingkat risiko kasus.

 

Inspektur Investigasi Kementerian Pertanian, Kurniawan Affandi, menegaskan bahwa pengawasan investigatif memiliki dimensi strategis yang tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga pada penguatan sistem.

 

“Pengawasan investigasi tidak hanya berorientasi pada penindakan, tetapi juga pada penguatan sistem pengendalian intern dan pencegahan korupsi,” ujarnya.

 

Penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) dan dukungan terhadap reformasi birokrasi turut menjadi fokus diskusi guna memastikan pengawasan berjalan efektif dan responsif terhadap dinamika risiko.

 

Sebanyak 16 pegawai dari Inspektorat Jenderal Kementerian Sosial yang terdiri atas pejabat struktural, auditor, dan pejabat fungsional mengikuti kegiatan ini sebagai bagian dari Program Kerja Pengawasan Tahunan (PKPT) Tahun 2026. Kehadiran lintas jabatan tersebut mencerminkan komitmen bersama dalam membangun pengawasan investigatif yang profesional dan berintegritas.

 

Dalam kesempatan tersebut, Inspektur Bidang Investigasi

Kemensos Ronald Bangun Valentino menyampaikan,  "Teman-teman ini 70% masih muda karena kami masih baru terbentuk, oleh karena itu kami melakukan benchmarking dimana salah satunya adalah Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian. Turunan tugas dan fungsi masih dilakukan pembahasan dengan Kementerian Sosial sehingga dibutuhkan kerjasama dengan Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian agar bisa lebih mematangkan prosedur audit, terutama terkait audit investigasi."

 

Melalui benchmarking ini, Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian menegaskan komitmennya dalam membangun tata kelola pengawasan yang transparan, kolaboratif, dan berdampak nyata terhadap peningkatan kualitas pelayanan publik.

Facebook Itjen Youtube Itjen Instagram Itjen x