Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
1
Chatbot
Selamat datang, silahkan tanyakan sesuatu.
Logo

Itjen Kementan Tinjau Progres Program Cetak Sawah di OKI

21/07/2026 14:06:00 Admin Satker 11

 

Jakarta – Inspektorat Jenderal Kementerian Pertanian (Itjen Kementan) melakukan peninjauan lapangan terhadap pelaksanaan Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, pada 21 Juli 2026. Peninjauan dilakukan sebagai bagian dari pengawasan untuk memverifikasi kondisi di lapangan dan memastikan pelaksanaan program berjalan sesuai tahapan.

Peninjauan dipimpin oleh Inspektur Jenderal Kementerian Pertanian Irham Waroihan bersama Inspektur I Andry Asmara dan tim dengan mengunjungi sejumlah lokasi, di antaranya Desa Tanjung Baru serta Desa Rantau Durian I dan II.

"Dari hasil peninjauan, saya pastikan bahwa program terus berjalan dan ini masih tahap awal. Insya Allah pekerjaan terus dilakukan sesuai dengan perencanaan," kata Irham.

Ia menjelaskan, Program Cetak Sawah Rakyat di Desa Tanjung Baru yang menjadi perhatian berada di Klaster 4 dengan luas sekitar 154 hektare. Informasi  sebelumnya, pekerjaan di lokasi tersebut baru mencapai sekitar 20 hektare. Namun berdasarkan hasil peninjauan pada 21 Juli 2026, progres pekerjaan meningkat menjadi sekitar 39 hektare dan masih terus berlangsung.

"Kami melihat aktivitas alat berat masih terus berlangsung sehingga perkembangan pekerjaan terus meningkat," ujarnya.

lebih lanjut Irham mengatakan, Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) di Kabupaten Ogan Komering Ilir tersebar di sejumlah kecamatan dan desa. Karena pekerjaan dilakukan di berbagai lokasi, perkembangan pelaksanaan program tidak dapat dilihat hanya dari satu titik.

Menurutnya, pekerjaan fisik saat ini masih berada pada tahap awal setelah penyelesaian Mutual Check Nol (MC-0), penyesuaian lokasi, serta penetapan kembali sasaran pada area yang tidak dapat dikerjakan. Berdasarkan kontrak, pelaksanaan dijadwalkan berlangsung hingga akhir September sampai Oktober 2026.

Sementara itu, Inspektur I Itjen Kementan Andry Asmara mengatakan Program Cetak Sawah Rakyat di Kabupaten OKI Tahun 2026 memiliki alokasi seluas 7.608,9 hektare yang dilaksanakan melalui mekanisme swakelola oleh TNI. Hingga 21 Juli 2026, realisasi konstruksi cetak sawah telah mencapai 361,2 Ha.

Menurut Andry, Inspektorat Jenderal akan terus mengawal pelaksanaan Program Cetak Sawah Rakyat dengan memastikan lahan yang telah dicetak dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung peningkatan produksi pangan.

"Inspektorat Jenderal terus berkomitmen mengawal Program Cetak Sawah Tahun Anggaran 2026 sampai tahap pemanfaatan, agar hasil cetak sawah dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung swasembada pangan," ujar Andry.

Sebagai informasi, Program Cetak Sawah Rakyat (CSR) merupakan program strategis yang digagas oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman sebagai inisiatif untuk mewujudkan swasembada pangan sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto. Amran menegaskan bahwa seluruh lahan yang dicetak sepenuhnya menjadi milik masyarakat dan petani.

 

Facebook Itjen Youtube Itjen Instagram Itjen x