Resmi Jadi ASN, 1.150 Pegawai Kementan Didorong Jaga Integritas dan Kerja Maksimal
Jakarta — Kementerian Pertanian (Kementan) resmi melantik dan mengambil sumpah 1.150 CPNS menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), sekaligus melantik 55 pejabat jabatan fungsional di lingkup Kementan, dalam satu rangkaian acara yang digelar di Jakarta pada Selasa, 5 Mei 2026.
Pelantikan ini menjadi titik awal bagi para ASN baru untuk menjalankan peran strategis dalam mendukung pembangunan sektor pertanian, sekaligus memperkuat kualitas birokrasi yang berintegritas dan profesional.
Dari total 1.150 PNS yang dilantik, sebanyak 1.098 merupakan CPNS Kementan dan 52 lainnya adalah penyuluh pertanian yang beralih status dari daerah. Selain itu, sebanyak 55 pegawai turut dilantik dalam jabatan fungsional, termasuk yang berasal dari formasi baru maupun pengangkatan bagi PNS yang telah bertugas.
Sekretaris Jenderal Kementan, Suwandi, menyebut momen ini bukan sekadar seremoni, melainkan awal tanggung jawab yang harus dijalankan dengan sungguh-sungguh.
“Ini adalah acara kebahagiaan, dari CPNS menjadi PNS. Tapi pesan saya sederhana, apa yang diucapkan hari ini tolong diendapkan dalam hati dan dilaksanakan dalam tugas. Internalisasikan dalam diri, jaga keluarga, jaga kantor, dan jaga marwah PNS menjadi lebih baik,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa seorang ASN tidak hanya dituntut melakukan pekerjaan, tetapi juga menjaga integritas dalam setiap tindakan.
“Nilai Anda bukan hanya bekerja, tapi juga integritas. Dan ingat, hari esok harus lebih baik dari hari ini. Mari kita bersama-sama menjadikan Indonesia sebagai lumbung pangan dunia,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengingatkan bahwa para ASN yang dilantik merupakan individu terpilih di tengah tingginya persaingan.
“Anda adalah orang-orang terpilih, karena ada jutaan orang di luar sana yang memimpikan posisi Anda hari ini,” ujarnya.
Ia juga menyampaikan selamat kepada para pegawai yang memperoleh jabatan fungsional dan menekankan pentingnya menunjukkan kinerja maksimal sejak awal.
“Sekaranglah saatnya Anda bekerja maksimal. Tunjukkan bahwa ASN, khususnya di Kementan, tidak seperti stigma yang sering beredar. Siapapun yang bekerja keras hari ini, hasilnya akan terlihat di ujung,” tegasnya.
Melalui pelantikan ini, Kementan memperkuat barisan sumber daya manusia untuk mendorong percepatan pembangunan pertanian nasional, sekaligus memastikan target besar menuju Indonesia sebagai lumbung pangan dunia dapat tercapai.
