Please ensure Javascript is enabled for purposes of Kementerian Pertanian RI
Logo

Hari Kesaktian Pancasila, Kementan Dorong Swasembada Pangan Berlanjut ke Hilirisasi dan Ekspor

01/10/2026 10:17:00 Admin Satker 62

JAKARTA – Kementerian Pertanian mendorong agar capaian swasembada berlanjut pada penguatan kemandirian pangan, peningkatan ekspor, pengurangan impor, hingga penciptaan nilai tambah melalui hilirisasi komoditas pertanian.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengatakan Indonesia saat ini telah mencapai swasembada pada delapan komoditas pangan, yakni beras, jagung pakan, cabai besar, cabai rawit, bawang merah, gula konsumsi, daging ayam, dan telur ayam. Menurutnya hal tersebut harus dilanjutkan.

“Serta akan terus memperkuat kemadirian pangan, termasuk menuju swasembada berkelanjutan dan ekspor, serta swasembada daging sapi, susu, dan bawang putih,” kata Amran dalam sambutan yang dibacakan Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Suwandi pada peringatan Hari Kesaktian Pancasila, di lapangan Kantor Pusat Kementerian Pertanian, Kamis (1/10).

Menurut Amran, penguatan tersebut juga diarahkan pada sejumlah komoditas lainnya, termasuk daging sapi, susu, dan bawang putih. Upaya tersebut mencakup peningkatan ekspor, pengurangan impor, dan penyerapan tenaga kerja melalui hilirisasi.

Selain itu, pemerintah tetap memberikan perhatian terhadap ketersediaan pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Amran menyebut kebutuhan pangan tersebut harus dihadapi dengan penguatan ketahanan pangan nasional.

“Dalam menghadapi tantangan pangan dan memenuhi kebutuhan 286 juta penduduk, Bapak Presiden Prabowo telah menargetkan swasembada pangan dari 4 tahun menjadi 1 tahun,” kata Amran.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada petani, penyuluh, petugas lapangan, serta para pemangku kepentingan yang telah bekerja menyediakan pangan bagi masyarakat.

“Ini adalah kerja yang berintegrasi, kerja bersama-sama, kerja gotong royong bukan hanya milik Kementerian pertanian saja, tetapi penghargaan untuk bangsa Indonesia,” ujarnya.

Amran turut mengapresiasi jajaran pegawai Kementerian Pertanian yang terus bekerja melalui berbagai program, kegiatan, dan terobosan untuk memperkuat ketahanan pangan.

Ia mengajak seluruh jajaran Kementerian Pertanian untuk tetap bekerja dengan berpegang pada nilai-nilai Pancasila, sekaligus mengejar kualitas output dan dampak kinerja dalam pembangunan pertanian.

“Mari kita bersama-sama memberikan yang terbaik berkontribusi nyata untuk Indonesia dan lakukan berbagai terobosan, inovasi, kreativitas, inspirasi agar Indonesia menjadi kokoh, Indonesia berdaulat, adil, dan makmur. Pancasila pemersatusatu bangsa menuju Indonesia berdaulat, adil, dan makmur,” tuturnya.

 

 

 

Transkrip:

Peringatan Hari Kesaktian Pancasila menjadi momentum bagi jajaran Kementerian Pertanian untuk memperkuat semangat gotong royong dan menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam pelaksanaan pembangunan pertanian, termasuk melalui upaya memperkuat kemandirian pangan nasional.

 

Jasa-jasa pahlawan revolusi yang telah berjuang dan berkorban demi mempertahankan  Pancasila sebagai dasar dan falsafah hidup alam berbangsa dan bernegara. Pada kesempatan yang berbahagia ini, saya ingin mengucapkan terima kasih yang sebesar besarnya, utamanya kepada para petani, para penyuluh dan petugas lapangan, serta para pemangku kepentingan lainnya yang telah bekerja keras menyediakan pangan bagi seluruh rakyat Indonesia. Ini adalah kerja yang berintegrasi, kerja bersama-sama, kerja gotong royong bukan hanya milik Kementerian pertanian saja, tetapi penghargaan untuk bangsa Indonesia.

 

Hadirin yang berbahagia, saya juga memberikan apresiasi kepada seluruh jabatan pegawai kementerian pertanian yang tidak patah semangat, yang secara bersama-sama mengucapkan kecukupan pangan melalui berbagai program, kegiatan, terobosan yang telah dilakukan. Beberapa indikator yang memperlihatkan bahwa ketahanan pangan kita telah tertuji dengan baik dan kuat serta tangguh, dengan berbagai upaya telah dilakukan, potensi produksi telah membuatkan hasil yang mengembirakan. Dalam menghadapi tantangan pangan dan memenuhi kebutuhan 286 juta penduduk, Bapak Presiden Prabowo telah menargetkan swasembada pangan dari 4 tahun menjadi 1 tahun.

 

Saat ini, Indonesia mencapai suas pada 8 komoditas pangan, yaitu beras, jagung pakan, cabai besar, cabai rawit, bawang merah, gula konsumsi, daging ayam, dan telur ayam. Serta akan terus memperkuat kemadirian pangan, termasuk menuju swasembada berkelanjutan dan ekspor, serta swasembada daging sapi, susu, dan bawang putih.

 

Selain untuk memastikan beras sebagai kebutuhan pokok yang cukup terus menerus, Bapak Presiden menambahkan siklus perhatian yang serius terhadap peningkatan nilai tambah, peningkatan ekspor, pengurangan impor, peningkatan penyerapan tenaga kerja melalui hilirisasi komoditas pertanian, termasuk pengembangan bioetanol  sebagai energi alternatif substitusi bahan bakar minyak yang berasal dari jagung, ubi kayu, dan tebu.

 

Hadirin yang saya hormati, akhirnya saya mengajak seluruh jajaran pegawai di Kementerian Pertanian  dan Bapanas melalui semangat kesaktian Pancasila untuk tetap semangat bekerja, menjaga kesehatan, dan tetap mengejar target kualitas output dan dampak dari kinerja sebagai bentuk tanggung jawab dalam menyukseskan program pembangunan pertanian  dengan tetap berpegang teguh pada nilai-nilai luhur Pancasila.  Marilah kita senantiasa menerapkan nilai-nilai Pancasila dalam kehidupan sehari-hari internalisasi nilai-nilai luhur, menerapkan lima sila dalam setiap gerak langkah kita untuk kemajuan bangsa tercinta ini.  Mari kita bersama-sama memberikan yang terbaik berkontribusi nyata untuk Indonesia  dan lakukan berbagai terobosan, inovasi, kreativitas, inspirasi  agar Indonesia menjadi kokoh, Indonesia berdaulat, adil, dan makmur.

 

Pancasila pemersatusatu bangsa menuju Indonesia berdaulat, adil, dan makmur.  Semoga Allah S.W.T. selalu memberikan kemudahan dan kekuatan kepada kita semua dalam menjalankan program yang mulia ini. Amin. Yarobah Alamin. (3:51) Bilahi taufik wal hidayah, wassalamu'alaikum warahmatullahi wabarakatuh, Menteri Pertanian Andi Amran Suleman.  Demikian telah saya bacakan.

 

Facebook Itjen Youtube Itjen Instagram Itjen x